Kategoti: Featured Opini

Mampus! Gerindra Bisa Dibekukan!

Share

HOT NEWS TODAY
19 MEI 2019

GERINDRA DIBEKUKAN?

Jika terbukti dgn fakta2 dan data yg valid bahwa Gerindra adalah aktor intelektual demo berdarah pd 22 Mei 2019, maka sesuai konstitusi, Gerindra akan dibekukan sbg parpol dan dianggap sbg organisasi terlarang..

Ketua Umum dan jajaran elite partai yg terlibat langsung sbg bagian dari otak upaya makar tsb, juga akan dinyatakan sbg pemberontak dan dicabut hak2 politiknya..

So, kita gak perlu khawatir akan agenda setting yg disiapkan ketua umum Gerindra di luar negeri sana. Dia akan menuai resiko yg tdk sedikit jika berani bertindak inkonstitusional.

Pemerintah Indonesia sejak kemerdekaannya telah berpengalaman dalam membubarkan parpol pemberontak pada negara. Mulai dari pusat hingga ke cabang2 organisasinya di level RT/RW pun akan disegel oleh negara.

Tidak ada hak berdemokrasi lagi pada parpol pemberontak, kecuali berurusan dgn hukuman penjara minimal 20 tahun.

Soal adanya teroris yg nanti membonceng rencana pemberontakan Gerindra, itu adalah soal lain. Aparat keamanan negara sudah bergerak melalui sel2 yg berlapis untuk memotong aksi mereka.

Pd tanggal 22 Mei hingga 25 Mei nanti, atas nama demokrasi yg bermartabat, negara sebaiknya mengeluarkan maklumat kpd seluruh warga negara, untuk dilarang keras melakukan mobilisasi massa sekecil apapun dan oleh siapapun..

22 Mei hingga 25 Mei tidak diizinkan bagi siapapun untuk melakukan aksi demonstrasi. Siapa yg melanggar akan ditangkap paksa oleh aparat hukum, dengan tuduhan mengancam keamanan nasional.

Kerumunan massa dlm bentuk demonstrasi adalah medium yg dibutuhkan oleh para bomber dan sniper, untuk memantik kerusuhan hura hara.. Karena itu, mengeluarkan maklumat untuk melarang pihak2 menggelar aksi massa di ruang2 publik wajib dikeluarkan pemerintah.

Pemerintahan Jokowi JK masih memiliki wewenang penuh sbg pejabat Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan NKRI hingga Oktober 2019 mendatang. Artinya, Presiden wajib melindungi warga negaranya dari ancaman yg mengganggu keamanan nasional. Artinya, maklumat melarang demo dari 22 Mei hingga 25 Mei 2019 masih berhak untuk dinyatakan Presiden dan berlaku dari Sabang hingga ke Merauke..

Selamat Siang

BMP

(melekpolitik)

Terkini

  • Berita
  • Featured

Anak Buah @Aniesbaswedan Tak Tahu Felix Siauw Gembong HTI, Netizen: yang dari Kampung Aja Bisa Melihat Dunia

Seorang netizen mengomentari sebuah artikel berjudul "Kepala BKD DKI Tak Tahu Felix Siauw Pernah di HTI: Kita Tahunya Dia Ustaz"…

11 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Ahmad Fanani Tersangka Dana Kemah, Apakah Jubir BPN @Dahnilanzar Akan Menyusul?

Seorang netizen membagikan sebuah artikel berjudul "Polisi Tetapkan Eks Bendahara Pemuda Muhammadiyah Tersangka Dana Kemah" yang tayang di situs Detik.com…

12 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Bodoh bin Bebal! Abdullah Hehamahua Sebut Aksi di MK Tak Ada Urusan dengan Prabowo

Seorang netizen membagikan artikel berjudul "Abdullah Hehamahua: Aksi di MK Tak Ada Urusan dengan Prabowo, Ini soal NKRI" yang tayang…

14 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Makin Jelas @Aniesbaswedan Buka Pintu Balai Kota untuk Ormas Terlarang

Seorang netizen membagikan sebuah artikel berjudul "Dibilang Batal, Begini Suasana Ceramah Felix Siauw di Masjid Pemprov DKI" yang tayang di…

14 jam lalu
  • Berita
  • Featured

GP Ansor ‘Grebek’ Kajian Gembong HTI Felix Siauw di Masjid Balaikota

Seorang netizen membagikan sebuah video anggota Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) yang mendatangi Balai Kota DKI Jakarta untuk membubarkan ceramah Felix…

15 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Terbongkar! @YuanaRyanTresna Ustad HTI, ASN di UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Viral cuitan dari Rais Syuriah PCNU Australia Nadirsyah Hosen atau dikenal Gus Nadir yang membongkar kedok seorang pengasong khilafah. Lewat akun twitter @na_dirs,…

16 jam lalu