Kategoti: Berita Featured

Ngeri! Pengikut ISIS di Bogor ini Simpan Bom di Rumah

Share

Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga teroris yang terafiliasi dengan jaringan ISIS di Indonesia. Tersangka Endang alias Abu Rafi alias Pak Jenggot memiliki kemampuan meracik bom.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan adanya penangkapan terhadap Endang. Saat ini tim Densus 88 tengah mengembangkan penangkapan Endang ini.

“Masih didalami oleh tim Densus di lapangan,” kata Brigjen Dedi saat dihubungi detikcom, Jumat (17/5/2019).

Endang ditangkap di rumahnya di Jalan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jumat (17/5) sore. Tertangkapnya Endang merupakan pengembangan dari penangkapan terduga teroris Tedjo Hadi Broto di Pemalang, Jawa Tengah, pada Sabtu (13/4).

Dari informasi Tedjo ini, diketahui Endang pernah mengikuti pelatihan (i’dad) di Gunung Ciremai, Cirebon, pada Maret 2019. Endang juga memiliki kemampuan membuat bahan peledak.

Dari hasil penggeledahan di rumah Endang, tim Densus 88 Polri menyita sejumlah barang bukti, di antaranya bom jenis TATP, sejumlah paku, buku-buku jihad, hingga buku tata cara meracik bom. 

Diketahui, selama Mei 2019, tim Densus 88 Polri telah menangkap total 29 terduga teroris di beberapa wilayah. Para terduga teroris ini tergabung dalam jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD), yang berencana melakukan serangan bom pada 22 Mei 2019.

“Tersangka yang ditangkap 18 orang, ditangkap di Jakarta, Bekasi, Karawang, Tegal, Nganjuk, dan Bitung di Sulawesi Selatan,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan (17/5/2019).

Sisa 11 terduga teroris lainnya ditangkap di sejumlah lokasi di Pulau Jawa. Iqbal menyebut 9 dari 11 orang itu masih aktif sebagai anggota JAD.

“Dari 11 itu, 9 merupakan anggota aktif JAD. Keterlibatan 2 tersangka lain, yaitu deportan, hijrah ke Suriah, belajar membuat bom asap di kamp Aleppo. Barang bukti 11 tersangka ini yaitu 1 pucuk senapan angin, 5 kotak peluru, dan satu pisau lempar,” kata Iqbal.

sumber: detik.com

Terkini

  • Berita
  • Featured

Dua Korban Tewas Bukan Karena Tembakan, RSUD Tarakan Tegaskan Tidak Ada Proyektil

RSUD Tarakan mengonfirmasi dua korban meninggal dunia usai kerusuhan yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta pada Rabu, (22/5). Kedua…

35 menit lalu
  • Berita
  • Featured

Temukan Amplop Berisi Uang, Polisi Usut Massa Bayaran Pelaku Kerusuhan

Polisi menduga kericuhan yang terjadi pasca bubaran aksi demonstrasi di depan gedung Bawaslu dipicu oleh massa bayaran. Sejumlah amplop berisi…

47 menit lalu
  • Berita
  • Featured

Bajingan! Pelaku Kerusuhan Sengaja Pancing Polisi Masuk Masjid, Nanti Koar-koar Penistaan Agama

Bentrokan antara sekelompok massa dengan polisi terjadi di Petamburan, Jakarta. Polisi membubarkan massa di depan Masjid Jami An Nur dengan…

59 menit lalu
  • Berita
  • Featured

Rusuh 22 Mei Dini Hari By Design, Settingan, Polisi Temukan Amplop Berisi Duit

Polri menyebut kerusuhan dekat Bawaslu dan Jl KS Tubun pada 22 Mei dini hari diduga terorganisir. Polisi menyita sejumlah bukti…

1 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Tanggung Biaya Pengobatan Pelaku Kerusuhan, Anies Baswedan Mau Suburkan Kelompok Radikal di DKI Jakarta?

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menanggung biaya perawatan semua korban aksi 22 Mei. Ada pula yang akan ditanggung oleh BPJS.…

1 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Licik dan Licin! Anies Baswedan Jalankan Aksi Tersembunyi untuk Panaskan Jakarta

Seorang netizen menulis cuitan membongkar kebusukan dari Gubernur DKI Jakarta terkait jumlah korban tewas dari aksi demo pendukung Prabowo-sandi jelang…

2 jam lalu