Kategoti: Berita Featured

Bagikan Stiker Caleg, KPPS Bali Langsung Dipecat, Tak Boleh Jadi Penyelenggara Pemilu Seumur Hidup

Share

Dugaan pelanggaran saat masa tenang Pemilu 2019 terjadi di beberapa daerah di Provinsi Bali.

KPU Bali pun bertindak tegas dengan langsung memecat oknum anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Denpasar yang membagi-bagikan formulir C-6 dan stiker calon legislatif (caleg). 

Komisioner Bawaslu Bali Divisi Penanganan Pelanggaran, Wayan Wirka menyebutkan, kasus anggota KPPS yang diduga melanggar itu terjadi di Banjar Robokan, Desa Padang Sambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat.

Pelaku berinisial MB membagikan formulir undangan memilih atau C-6 serta kartu nama caleg dari partai tertentu.

“Itu ada KPPS di Denpasar Barat, Desa Padang Sambian Kaja,” kata Wayan Wirka, Senin (15/4) sore.

Mantan Ketua Panwaslu Tabanan ini mengaku pihaknya sedang membuat kajian rekomendasi kepada KPU Kota Denpasar terkait dugaan pelanggaran ini.

“Itu sudah kita tangani, sudah kita buat kajiannya,” akunya.

Tidak hanya di Denpasar, dugaan pelanggaran serupa terjadi di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

“Ini baru informasi ya. Kita belum dapat laporannya. Di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula  itu juga ada seperti itu, sedang kita telusuri kebenarannya,” paparnya.

Komisioner Bawaslu Kota Denpasar Divisi Penanganan Pelanggaran, Achmad Baidhowi membenarkan tindakan oknum anggota KPPS di Kecamatan Denpasar Barat.

“Kita sedang buat rekomendasi, kita pastikan kirim ke KPU Kota malam ini (Senin malam, Red),” katanya saat dikonfirmasi.

KPU Langsung Pecat

Untuk memberi efek jera, KPU Bali bertindak tegas terhadap oknum anggota KPPS yang membagi-bagikan formulir C-6 bersamaan dengan stiker caleg.

Ketua KPU Bali, Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan pihaknya langsung memecat yang bersangkutan.

“Kalau yang di Denpasar itu kita sudah pecat langsung.  Diberhentikan dengan tidak hormat,” tegasnya di Denpasar, Senin (15/4).

Bahkan, kata Lidartawan, anggota KPPS yang dipecat itu tidak boleh menjadi penyelenggara pemilu di tingkat apa pun seumur hidupnya.

Ia menyebut sanksi ini merupakan bagian dari pembelajaran dan memberi efek jera kepada para anggota KPPS lainnya agar tidak melakukan hal serupa.

“Tidak boleh seumur hidup menjadi penyelenggara lagi,” tandasnya.

Mantan Ketua KPU Bangli ini meminta kepada para anggota KPPS untuk menjalankan tugas dengan baik sesuai ketentuan dan mengedepankan nilai-nilai netralitas sebagai penyelenggara pemilu.

“Ya itu dah, saya dari awal saat pelantikan dulu sudah sampaikan bahwa jadi KPPS adalah tugas negara. Maka jika kita ingin mengabdi ke negara kita bekerjalah dengan baik, siapapun yang bekerja dengan baik maka dia akan mendapat hasil yang baik,” tandasnya.

Sementara Komisioner Bawaslu Bali Divisi Penanganan Pelanggaran, Wayan Wirka menambahkan, pihaknya gencar  melakukan patroli untuk mencegah berbagai pelanggaran seperti politik uang dan kampanye pada masa tenang.

“Kita  gencarkan patroli untuk mencegah money politics, kampanye dalam masa tenang. Kita patroli sampai malam sampai ke TPS-TPS,” katanya.

sumber: tribunnews.com

Terkini

  • Berita
  • Featured

Viral! Butuh Dana untuk Operasi, Netizen Doakan Trinity dan Alvaro Korban Bom Gereja Samarinda 2016

Seorang netizen menulis cuitan mengingatkan masyarakat pada korban serangan bom di Gereja Oikumene, Samarinda, Minggu (13/11/2016) pagi. Saat itu korban…

15 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Ngakak! Tim Prabowo Gunakan Link Berita dari Media Abal-abal

Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana bersikukuh tautan berita media massa online yang digunakan kubunya untuk mempermasalahkan kemenangan Jokowi- Ma'ruf Amin sah dan bisa menjadi bukti…

15 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Viral! Apa Kabar Kontribusi Tambahan Reklamasi 15 Persen

Viral di twitter kultwit dari akun @PartaiSocmed yang menguliti kontribusi tambahan 15 terkait reklamasi Teluk Jakarta. Begini isinya: "Sekarang sedang…

16 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Keberpihakan Anies, Bongkar Bangunan Rakyat Miskin, Proyek Reklamasi Sudah Disegel Malah Dikasih IMB

Seorang netizen membagikan ke twitter sebuah artikel berjudul "Jumlah Bangunan Tanpa IMB Dibongkar di Jakarta Barat Lebih 500 Bangunan Tiap…

17 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Artikelnya Dicatut Kubu Prabowo, Prof Australia: Saya Tak Bilang Jokowi Otoriter

Seorang netizen menulis cuitan mengomentari artikel berjudul "Prof Australia Protes Keras Dikutip Prabowo: Saya Tak Bilang Jokowi Otoriter " yang…

17 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Berubah jadi kampret, Mantan Penasihat KPK Jadi Korlap Demo di Depan MK

Seorang netizen membagikan sebuah artikel berjudul "Mantan Penasihat KPK Jadi Korlap Demo di Depan MK" yang tayang di situs Kumparan.com,…

19 jam lalu