Kategoti: Berita Featured

Awas, Caleg Bekas Koruptor Jangan Sekali-Kali Dicoblos!

Share

INDONESIA rupanya negara yang ramah pada koruptor. Bekas koruptor pun masih memiliki hak politik, sehingga dibolehkan menjadi wakil rakyat.  KPU sebetulnya sudah berusaha menangkalnya, tapi kurang dukungan. Jangan kaget, ada 49 eks koruptor nyaleg di seluruh RI. Maka rakyat harus jeli, Caleg macam begitu jangan dicoblos!

Mengapa disebut ramah pada koruptor, karena lewat keputusan MK, bekas narapidana korupsi bolah jadi Caleg DPR-DPRD. Jika ada persyaratan, hanya mengaku bahwa pernah jadi napi, melalui pengumuman di media masa. Itupun pernah ada yang nyolong-nyolong tak mau melampirkan, tapi ketahuan KPU juga.

Bahkan belum lama ini, ada Capres yang menunjukkan keramahannya pada koruptor. Katanya, koruptor tak perlu dipenjara, cukup disita hartanya, lalu diminta tobat. Agar koruptor itu tak sampai ngebelangsak tinggal kolor doang, nantinya tiap bulan dapat uang pensiun dari negara.

Itu baru teori. Yang benar-benar ada di depan mata, pada Pileg yang dibarengkan dengan Pilpres 17 April besok, terdapat 49 Caleg baik DPR maupun DPRD yang pernah jadi napi. Rakyat harus jeli melihat surat suara, jangan sampai gambar mereka dicoblos. Bahaya bagi negara, sebab emangat korupsi akan selalu muncul asal ada peluang.

KPU pernah bikin aturan bahwa eks napi koruptor tetap dilarang nyaleg. Tapi DPR tak setuju, dan Presiden memberi masukan eks koruptor diberi tanda khusus di surat suara. Tapi yang dilakukan KPU, mengumumkan napa eks koruptor itu lewat website di samping pengumuman di media.

Cara ini tidak efektif. Saran Perludem, mestinya foto-foto mereka dipajang di dalam TPS, sehingga calon pemilih pada tahu. Jika hanya diumumkan di koran dan website KPU, tidak akan efektif. Sebab belum semua rakyat melek dan punya komputer dan jaringannya yang onlin-onlin itu. Baca koran juga tak semua sempat.

Karenanya para pemilih 17 April 2019 besok, harus jeli di bilik suara. Jangan sekali-kali mereka dicoblos dan diberi kesempatan menjadi pejabat mengelola negara. Namanya bekas koruptor, bila ada peluang  bisa kambuh lagi. Pepatah lama mengatakan, sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya.

Pada Pileg 2014 telah kebobolan. Caleg DPD namanya Aceng Fikri bisa lolos ke Senayan, padahal nama eks bupati Garut itu sudah rusak gara-gara kasus mempermainkan wanita yang istri sendiri.

sumber: poskotanews.com

Terkini

  • Berita
  • Featured

Modar! Daerah yang Dibilang Saksi Penuh Kecurangan, Justru 02 yang Menang

Viral unggahan video dari netizen yang menunjukan kebodohan saksi dari Prabowo-Sandiaga Uno. Dalam video tersebut tampak Saksi yang dihadirkan tim Prabowo Subianto-Sandiaga…

8 jam lalu
  • Featured
  • Opini

Viral! @Aniesbaswedan di Ujung Tanduk

Pemprov DKI Jakarta membantah keluarnya IMB harus menunggu Dua Raperda yaitu, Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara…

9 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Mantap! Hakim Enny Nurbaningsih ‘Bantai’ Keterangan Palsu Saksi BPN

Seorang netizen menulis cuitan yang berisi pujian untuk Anggota hakim konstitusi Enny Nurbaningsih yang meminta tim hukum pasangan capres nomor…

11 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Soal IMB Reklamasi, Ahok Samakan @AniesBaswedan dengan Terpidana Suap Sanusi yang Tolak Kontribusi 15 Persen

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mempertanyakan langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menerbitkan izin mendirikan…

11 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Ahok Bongkar Kebohongan Anies, Pergub 206 tahun 2016 Tak Bisa Terbitkan IMB Pulau Reklamasi

Viral di sosial media facebook artikel berjudul "Ahok Komentari Keputusan Anies Terbitkan IMB Pulau Reklamasi" yang tayang di situs Kompas.com.…

13 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Viral Flashmob Tari di Yogyakarta, Netizen: Harus Dipelihara, Bukan Ikut-ikutan Budaya Kearab-araban

Seorang netizen mengunggah sebuah video beberapa anak muda Yogyakarta yang kompak menarikan tarian tradisional di salah satu jalan Kota Pelajar…

13 jam lalu