Kategoti: Berita Featured

BUSUK! Prabowo-Sandi Ungkit Kasus Novel di Debat, KontraS: Hanya untuk Mendulang Suara

Share

Melek Politik

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Yati Andriyani menilai kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya berupaya meraih banyak suara jika memainkan isu kasus Novel Baswedan di debat perdana 17 Januari mendatang. 

Menurut Yati paslon 02 tersebut sekadar memanfaatkan momentum untuk kepentingan elektoral.

“Itu menunjukkan bahwa isu ini dipakai hanya untuk mendulang suara. Mendulang dukungan dari publik,” ucap Yati di kantor KontraS, Jakarta, Jumat (11/1).

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut Prabowo-Sandi bakal mengungkit mandeknya pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dalam debat perdana.

Menurut Yati, jika memang ingin kasus Novel terungkap, seharusnya Prabowo dan Sandi sejak lama ikut mendesak pemerintah untuk membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF). Bukan hanya saat hari pencoblosan Pilpres 2019 semakin dekat.

Prabowo-Sandi juga tidak bisa disebut sebagai paslon yang peduli dengan pemenuhan dan penyelesaian kasus HAM hanya karena berniat memainkan isu Novel Baswedan. Menurut Yati, pengungkapakn kasus Novel dalam debat capres bukan tolok ukur. 

Yati melanjutkan tidak ada yang mampu menjamin Prabowo-Sandi bisa benar-benar memperhatikan aspek HAM jika terpilih pada Pilpres. Baik menyelesaikan kasus pelanggaran masa lalu, maupun dalam pengambilan kebijakan dengan memperhatikan aspek pemenuhan HAM.

“Jadi tidak bisa dijadikan ukuran bahwa kubu 02 punya prioritas terhadap isu HAM,” kata Yati.

Di sisi yang lain, dia juga berharap capres petahana Joko Widodo dapat menjelaskan secara rinci perkembangan kasus Novel Baswedan. Tentu seputar pelaku yang hingga kini belum ditemukan.

Yati berharap Jokowi saat debat nanti memaparkan apa saja yang telah dilakukan selama ini dalam rangka mengusut kasus Novel. Publik berhak tahu. Apalagi hingga kini belum tuntas.

Selain itu, Yati ingin Jokowi menjelaskan secara rinci mengapa kasus pelanggaran HAM masa lalu tidak dapat dituntaskan. Padahal, itu adalah janji kampanye 2014 silam.

“Ada hal yang harus diselesaikan secara jelas secara rinci spesifik apa yang akan dilakukan dalam penyelesaian kasus,” kata Yati. 

KPU menggelar debat perdana pilpres di Hotel Bidakara, Jakarta, pada 17 Januari mendatang. Tema debat nanti adalah hukum, HAM, korupsi dan terorisme.

sumber: cnnindonesia.com

Terkini

  • Berita
  • Featured

Viral! Butuh Dana untuk Operasi, Netizen Doakan Trinity dan Alvaro Korban Bom Gereja Samarinda 2016

Seorang netizen menulis cuitan mengingatkan masyarakat pada korban serangan bom di Gereja Oikumene, Samarinda, Minggu (13/11/2016) pagi. Saat itu korban…

14 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Ngakak! Tim Prabowo Gunakan Link Berita dari Media Abal-abal

Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana bersikukuh tautan berita media massa online yang digunakan kubunya untuk mempermasalahkan kemenangan Jokowi- Ma'ruf Amin sah dan bisa menjadi bukti…

14 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Viral! Apa Kabar Kontribusi Tambahan Reklamasi 15 Persen

Viral di twitter kultwit dari akun @PartaiSocmed yang menguliti kontribusi tambahan 15 terkait reklamasi Teluk Jakarta. Begini isinya: "Sekarang sedang…

15 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Keberpihakan Anies, Bongkar Bangunan Rakyat Miskin, Proyek Reklamasi Sudah Disegel Malah Dikasih IMB

Seorang netizen membagikan ke twitter sebuah artikel berjudul "Jumlah Bangunan Tanpa IMB Dibongkar di Jakarta Barat Lebih 500 Bangunan Tiap…

16 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Artikelnya Dicatut Kubu Prabowo, Prof Australia: Saya Tak Bilang Jokowi Otoriter

Seorang netizen menulis cuitan mengomentari artikel berjudul "Prof Australia Protes Keras Dikutip Prabowo: Saya Tak Bilang Jokowi Otoriter " yang…

16 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Berubah jadi kampret, Mantan Penasihat KPK Jadi Korlap Demo di Depan MK

Seorang netizen membagikan sebuah artikel berjudul "Mantan Penasihat KPK Jadi Korlap Demo di Depan MK" yang tayang di situs Kumparan.com,…

18 jam lalu