Kategoti: Berita Featured

Obor Rakyat Akan Terbit, Menkumham: Kalau Macam-macam Masuk Penjara Lagi!

Share

Melek Politik – Tabloid Obor Rakyat bakal kembali terbit. Seteleh pemimpin redaksinya Setiyardi Budiono buka suara mengenai keingiannya tersebut.

Saat dikonformasi, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly mengatakan apabila berulah lagi dengan memberitakan hoaks. Maka akan dicabut ‎cuti bebas bersyaratnya tersebut.

“Kalau dia macam-macam masuk. Karena dia masih cuti bersyarat. Jadi itu bisa dicabut,” ujar Yasonna di HUT PDIP, JIEXPO, Jakarta, Kamis (10/1).

Menurut Yasonna, pihaknya tidak pernah mempermasalahkan ingin menerbitkan kembali Tabloid Obor Rakyat. Hanya saja pemberitaanya jangan seperti di 2014 silam. Banyak fitah, hoaks dan ujaran kebencian.

“Hak dia kita hargai, tapi kalau melakukan hal tidak benar ya udah dia masuk lagi (masuk penjara lagi),” katanya.

Sebelumnya, ‎Pemimpin Redaksi (Pimpred) Tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Budiono bakal menerbitkan kembali media massa yang fenomenal itu.

Setiyardi mengatakan, dirinya bersama rekannya sedang mempersiapkan terbitnya kembali Tabloit Obor Rakyat. Sehingga tinggal tunggu waktunya saja.

“Insya Allah Obor Rakyat akan kembali terbit dalam waktu dekat, saat ini saya bersama dengan rekan saya sedang mempersiapkan terbit kembali Obor Rakyat menyapa pembaca,” ujar ‎Setiyardi saat dikonfirmasi, Kamis (10/1).

Setiyardi beralasan ingin menerbitkan Obor Rakyat karena sudah banyak masyarakat yang menunggu kehadiran tabloid yang fenomenal itu.

Dukungan dari tokoh nasional juga dikatakannya mengalir untuk dirinya bisa menerbitkan Tabloid Obor Rakyat. Sehingga dia bergarap Obor Rakyat menjadi salah satu media yang bisa mewarnai bacaan di Indonesia.

“Banyak sekali dukungan dari tokoh nasional baik yang ada di Indonesia atau sedang berda di luar negeri mereka mendukung penuh,” pungkasnya.

Adapun pada Pilpres 2014 silam banyak berita yang menyerang Joko Widodo (Jokowi) lewat Tabloid Obor Rakyat. Jokowi diisukan merupakan bagian dari PKI, keturunan Tiongkok dan capres boneka.

Akhirnya pada Juni 2014, tim pemenangan capres dan cawapres Jokowi-Jusuf Kalla (JK) melaporkan Tabloid Obor Rakyat ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akibat menerbitkan tulisan berjudul ‘1001 Topeng Jokowi’. Masalah pemberitaan itu belakangan masuk ranah hukum pidana.

Pada 22 November 2017, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menghukum Setiyardi dan Darmawan delapan bulan kurungan penjara.

Saat ini, dua mantan penggawa Tabloid Obor Rakyat itu sedang menjalani masa cuti bersyarat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Dimulai dari Januari 2019 sampai dengan 8 Mei 2019.‎

Sumber: fajar.co.id

Terkini

  • Berita
  • Featured

Anak Buah @Aniesbaswedan Tak Tahu Felix Siauw Gembong HTI, Netizen: yang dari Kampung Aja Bisa Melihat Dunia

Seorang netizen mengomentari sebuah artikel berjudul "Kepala BKD DKI Tak Tahu Felix Siauw Pernah di HTI: Kita Tahunya Dia Ustaz"…

11 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Ahmad Fanani Tersangka Dana Kemah, Apakah Jubir BPN @Dahnilanzar Akan Menyusul?

Seorang netizen membagikan sebuah artikel berjudul "Polisi Tetapkan Eks Bendahara Pemuda Muhammadiyah Tersangka Dana Kemah" yang tayang di situs Detik.com…

12 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Bodoh bin Bebal! Abdullah Hehamahua Sebut Aksi di MK Tak Ada Urusan dengan Prabowo

Seorang netizen membagikan artikel berjudul "Abdullah Hehamahua: Aksi di MK Tak Ada Urusan dengan Prabowo, Ini soal NKRI" yang tayang…

13 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Makin Jelas @Aniesbaswedan Buka Pintu Balai Kota untuk Ormas Terlarang

Seorang netizen membagikan sebuah artikel berjudul "Dibilang Batal, Begini Suasana Ceramah Felix Siauw di Masjid Pemprov DKI" yang tayang di…

14 jam lalu
  • Berita
  • Featured

GP Ansor ‘Grebek’ Kajian Gembong HTI Felix Siauw di Masjid Balaikota

Seorang netizen membagikan sebuah video anggota Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) yang mendatangi Balai Kota DKI Jakarta untuk membubarkan ceramah Felix…

15 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Terbongkar! @YuanaRyanTresna Ustad HTI, ASN di UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Viral cuitan dari Rais Syuriah PCNU Australia Nadirsyah Hosen atau dikenal Gus Nadir yang membongkar kedok seorang pengasong khilafah. Lewat akun twitter @na_dirs,…

16 jam lalu