Kategoti: Berita Featured

Viral! Akses Pengaduan Warga ke Balaikota Ditutup @aniesbaswedan, Warga Ngadu ke Hotman Paris

Share

Melek Politik – Viral cuitan dari netizen yang mengomentari penutupan Balaikota.

Setelah dilantik 16 Oktober 2017 di Istana Negara, Anies-Sandi resmi menduduki kekuasaan tertinggi di DKI Jakarta.

Kurang dari sebulan menjabat Gubenur, Anies langsung membuat heboh publik lantaran menutup jendela ruangan kerjanya dengan kain gorden putih.

Di mana di era Jokowi-Ahok kaca jendela itu dibiarkan terbuka sepanjang hari, sehingga semua aktivitas yang dilakukan di dalam ruangan terlihat dari luar.

Jendela kaca yang dibiarkan Jokowi dan Ahok terbuka selama lima tahun ditutup Anies pada Kamis (23/11/2017).

Penutupan jendela dengan gorden ini berbuntut panjang. Balai Kota yang pada masa pemerintahan Jokowi-Ahok ramai dikunjungi warga mendadak sepi dari lalu-lalang warga yang rutin menyambangi Balai Kota untuk mengadukan masalahnya kepada Gubernur atau Wakil Gubernur.

Antusiasme warga yang mendatangi Balai kota kendur berbarengan dengan dipasangnya gorden putih di ruang kerja Anies saat itu.

Hal ini berlangsung sejak pertengahan bulan November 2017 hingga pada awal Juli 2018 Anies mentiadakan loket pengaduan warga dibalai kota. Dia memindahkannya ke setiap kelurahan di DKI.

Pemprov DKI Jakarta Berdalih pemidahan pelayanan itu bertujuan agar masayarakat lebih mudah menjangkau lokasi pengaduan. Sehingga tak perlu jauh-jauh ke Balai Kota Jakarta.

Lewat akun twitter @Ardhan_syahil, netizen tersebut menulis “Buntut dari Balai Kota yg sekarang tertutup untuk rakyat, kini warga DKI mengadunya ke @hotmanparis_LAW Dulu waktu Bpk @jokowi Bpk @basuki_btp Bpk @djarotsaifulh yg menjadi pemimpin DKI itu balaikota selalu terbuka lebar untuk menerima pengaduan dari warga.”

Cuitan tersebut kemudian mendapat banyak komentar dari warganet, begini isinya:

@olfan_nanang: Anies mana berani bika balai kota takut di tuntut rakyat dengan janji2nya

@Albialba2: Lalu apa fungsinya balai kota. Gubernur adalah abdi masyarakat, pelayan masyarakat. Harus terbuka. Bukan rakyat yg harus melayani

@Bayunaufalrazka: Balai kota tertutup utk rakyat? serem banget nie………………. @aniesbaswedan

@Franky07133283: Yg penting seiman & berjalan dgn santun. Menjilat ludah sendiri jadi halal.

@dyrman091: Warga lbh percaya bang Hotman dari pada gabener,,, Wibawa hancur lebur,,,,,🙄

[melekpolitik.com]

Terkini

  • Berita
  • Featured

Aksi 22 Mei Banyak Korban dan Kerugian, Prabowo Harus Tanggung Jawab!

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendesak Prabowo Subianto untuk bertanggungjawab atas kericuhan yang terjadi di Jakarta. Menurut mereka,…

25 menit lalu
  • Berita
  • Featured

Dua Korban Tewas Bukan Karena Tembakan, RSUD Tarakan Tegaskan Tidak Ada Proyektil

RSUD Tarakan mengonfirmasi dua korban meninggal dunia usai kerusuhan yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta pada Rabu, (22/5). Kedua…

1 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Temukan Amplop Berisi Uang, Polisi Usut Massa Bayaran Pelaku Kerusuhan

Polisi menduga kericuhan yang terjadi pasca bubaran aksi demonstrasi di depan gedung Bawaslu dipicu oleh massa bayaran. Sejumlah amplop berisi…

1 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Bajingan! Pelaku Kerusuhan Sengaja Pancing Polisi Masuk Masjid, Nanti Koar-koar Penistaan Agama

Bentrokan antara sekelompok massa dengan polisi terjadi di Petamburan, Jakarta. Polisi membubarkan massa di depan Masjid Jami An Nur dengan…

2 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Rusuh 22 Mei Dini Hari By Design, Settingan, Polisi Temukan Amplop Berisi Duit

Polri menyebut kerusuhan dekat Bawaslu dan Jl KS Tubun pada 22 Mei dini hari diduga terorganisir. Polisi menyita sejumlah bukti…

2 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Tanggung Biaya Pengobatan Pelaku Kerusuhan, Anies Baswedan Mau Suburkan Kelompok Radikal di DKI Jakarta?

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menanggung biaya perawatan semua korban aksi 22 Mei. Ada pula yang akan ditanggung oleh BPJS.…

2 jam lalu