Kategoti: Artikel Berita

Bajingan! Ini Fasilitas Mewah Untuk Narapidana Koruptor di Lapas Sukamiskin

Share

KPK menangkap Kepala Lapas Kelas 1 Sukamiskin Wahid Husen. Wahid diduga menerima suap dari sejumlah narapidana korupsi. Selama ini, Lapas Sukamiskin dikenal sebagai lapas khusus untuk tahanan kasus korupsi.

Uniknya dalam lapas ini ada gubuk yang dibangun dari bambu. Gubuk-gubuk ini persis seperti saung di rumah makan sunda. Sebenarnya saung itu bukan bagian dari bangunan dan fasilitas dari Lapas Sukamiskin.

Gubuk-gubuk ini dibangun oleh para napi korupsi yang ditahan di Lapas Sukamiskin. Berdiri di tengah-tengah taman, gubuk-gubuk itu menjadi tempat bersantai para napi korupsi.

Setiap napi korupsi memiliki satu gubuk. Misalnya Akil Mochtar punya sendiri, demikian juga Luthfi Hasan Ishaaq. Gubuk-gubuk ini terdiri dari dua tipe. Ada tipe lesehan dan gubuk berfasilitas kursi duduk.

Biasanya para napi korupsi menggunakan saung-saung ini untuk menerima tamu atau keluarga yang datang sembari bercengkerama dan menyantap makanan. Persis seperti suasana saung di rumah makan sunda.

Bahkan, ada juga gubuk yang digunakan untuk kantin para napi korupsi. Meski dibangun oleh para napi korupsi, gubuk-gubuk tersebut dikelola koperasi di Lapas Sukamiskin. Namun, tak diketahui sejak kapan saung-saung itu dibangun di Lapas Sukamiskin.

“Jadi kalau mereka ada tamu, ada keluarga datang, kan enggak mungkin dibawa ke kamarnya. Kan harus ada tempat. Itulah makanya mereka bikin saung-saung, tapi itu kan enggak benar,” jelas Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly, Selasa (7/2/2017).

Meski demikian, Yasonna menganggap keberadaan gubuk-gubuk itu menyalahi aturan. Oleh karena itu pihaknya membongkar gubuk-gubuk itu dan mendirikan ruang aula yang dapat digunakan untuk menerima tamu para napi koruptor.

“Kami siapkan juga tempat pertemuan karena tidak ada tempat pertemuan, aula,” tegasnya.

Namun, nyatanya hingga saat ini sebagian saung itu masih berdiri kokoh di dalam Lapas Sukamiskin. Meski beberapa sudah dibongkar.

[kumparan/melekpolitik]

Terkini

  • Berita
  • Featured

Anak Buah @Aniesbaswedan Tak Tahu Felix Siauw Gembong HTI, Netizen: yang dari Kampung Aja Bisa Melihat Dunia

Seorang netizen mengomentari sebuah artikel berjudul "Kepala BKD DKI Tak Tahu Felix Siauw Pernah di HTI: Kita Tahunya Dia Ustaz"…

11 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Ahmad Fanani Tersangka Dana Kemah, Apakah Jubir BPN @Dahnilanzar Akan Menyusul?

Seorang netizen membagikan sebuah artikel berjudul "Polisi Tetapkan Eks Bendahara Pemuda Muhammadiyah Tersangka Dana Kemah" yang tayang di situs Detik.com…

12 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Bodoh bin Bebal! Abdullah Hehamahua Sebut Aksi di MK Tak Ada Urusan dengan Prabowo

Seorang netizen membagikan artikel berjudul "Abdullah Hehamahua: Aksi di MK Tak Ada Urusan dengan Prabowo, Ini soal NKRI" yang tayang…

14 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Makin Jelas @Aniesbaswedan Buka Pintu Balai Kota untuk Ormas Terlarang

Seorang netizen membagikan sebuah artikel berjudul "Dibilang Batal, Begini Suasana Ceramah Felix Siauw di Masjid Pemprov DKI" yang tayang di…

14 jam lalu
  • Berita
  • Featured

GP Ansor ‘Grebek’ Kajian Gembong HTI Felix Siauw di Masjid Balaikota

Seorang netizen membagikan sebuah video anggota Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) yang mendatangi Balai Kota DKI Jakarta untuk membubarkan ceramah Felix…

15 jam lalu
  • Berita
  • Featured

Terbongkar! @YuanaRyanTresna Ustad HTI, ASN di UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Viral cuitan dari Rais Syuriah PCNU Australia Nadirsyah Hosen atau dikenal Gus Nadir yang membongkar kedok seorang pengasong khilafah. Lewat akun twitter @na_dirs,…

16 jam lalu